Abstract
Pada saat pelaksanaan terapi wicara, diperlukannya strategi adaptif agar terapi berjalan dengan optimal, terkhusus jika terapi wicara hanya di tangani oleh 1 (satu) orang terapis seperti di Humanika Psychology Center dan jumlah yang mengikuti terapi bertambah setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan mengetahui strategi adaptif yang diterapkan oleh terapis wicara dalam memberikan terapi wicara kepada anak speech delay di Humanika Psychology Center Pekanbaru. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif fenomenologi, data diperoleh melalui observasi, wawancara terstruktur dan dokumentasi. Dari penelitian yang sudah dilakukan, maka diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa strategi adaptif terapis di Humanika Psychology Center Pekanbaru meliputi penyesuaian durasi, metode, hingga media berdasarkan hasil observasi dan kebutuhan anak, memberikan afirmasi positif, menyesuaikan peran sesuai dengan kondisi anak, dan menjaga hubungan komunikasi bersama orang tua, sehingga terapi yang dilaksanakan menghasilkan respon adaptif dimana terapi berjalan dengan baik dan maksimal dengan anak menunjukkan perubahan cukup signifikan kearah yang lebih baik. Terapis tidak hanya sekedar memberikan pengajaran ataupun sebagai pelatih bahasa komunikasi, akan tetapi terapis juga mampu memahami kebutuhan anak dan membangun hubungan dengan penuh kesabaran, empati dan rasa kasih sayang.
Keywords
Anak speech delay, Strategi adaptif, Terapi wicara, Terapis wicara.